Rekonstruksi Manajemen Konflik Dalam Pembentukan Iklim Kerja Kolaboratif: Studi Kualitatif Pada Organisasi Guru Sekolah Menengah Atas Santo Kristoforus 1 Petamburan Grogol Jakarta Barat

Penulis

  • Marianus Duman Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia
  • Jani George Ginting Sekolah Menengah Atas Santo Kristoforus 1, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat
  • Hersanius Kurnia Peong Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia
  • Kristoforus Toni Harjo Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia
  • Yohana Cintami Lerry Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia
  • Mappiasse Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia
  • Yohanes Paulus Hanny Wadhi Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63604/cfef9078

Kata Kunci:

Manajemen Konflik, Iklim Kerja Kolaboratif, Organisasi Guru, Kepemimpinan Fasilitatif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model manajemen konflik yang konstruktif dalam membentuk iklim kerja kolaboratif pada organisasi guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Santo Kristoforus 1 Grogol Petamburan Jakarta Barat. Konflik kerap terjadi antar guru, baik yang bersumber dari perbedaan perspektif pedagogis, beban kerja maupun dinamika struktural yang berdampak pada kualitas kolaborasi dan kinerja institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada organisasi guru di SMA Santo Kristoforus 1 Grogol Petamburan Jakarta Barat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi, penyebaran kuesioner dan analisis dokumen organisasi. Analisis dokumen menggunakan metode tematik dengan tahapan reduksi, kategorisasi dan abstraksi konseptual. Temuan menunjukkan bahwa manajemen konflik yang efektif dalam organisasi guru tidak semata berorientasi pada penyelesaian konflik, tetapi pada transformasi konflik menjadi pembelajaran kolektif. Model rekonstruksi yang dihasilkan terdiri dari lima (5) dimensi utama yakni: (1) Kesadaran Relasional, (2) Komunikasi Dialogis Reflektif, (3) Mediasi Partisipatif Berbasis Nilai Profesional, (4) Kepemimpinan Fasilitatif, dan (5) Institusionalisasi Nilai Kolaboratif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori manajemen konflik dalam konteks organisasi pendidikan serta memberikan implikasi praktis bagi kepala sekolah dalam membangun iklim kerja organisasi yang konstruktif dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

Volume 4 Nomor 1 (APRIL 2026)

Cara Mengutip

Rekonstruksi Manajemen Konflik Dalam Pembentukan Iklim Kerja Kolaboratif: Studi Kualitatif Pada Organisasi Guru Sekolah Menengah Atas Santo Kristoforus 1 Petamburan Grogol Jakarta Barat. (2026). Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa, 4(1), 19-31. https://doi.org/10.63604/cfef9078

Artikel Serupa

11-18 dari 18

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama