Analisis SWOT Strategi Kompetitif Dalam Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Kabupaten Manggarai Barat Oleh Badan Pendapatan Daerah
DOI:
https://doi.org/10.63604/javok.v2i2.94Kata Kunci:
Pajak Bumi Bangunan Perdesaan Perkotaan, Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman.Abstrak
Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis faktor Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman dari strategi Badan Pendapatan Daerah untuk meningkatkan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) lebih besar dari pada kelemahan. Dimana kekuatan yang paling tinggi yaitu intergritas pegawai kekuatan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA), kelemahan yang paling tinggi yaitu fasilitas mendukung tugas pokok dan fungsi setiap koordinasi antar bidang, literasi digital lingkup kekuatan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA), kebijakan untuk menunjang pengoptimalan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dan Susunan dan kelengkapan administrasi kekuatan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA). Secara eksternal hasil penelitian menunjukan bahwa peluang dari kekuatan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) lebih besar dari pada ancaman. Dimana peluang yang paling tinggi yaitu Peningkatan investasi Kabupaten Manggarai Barat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan Perluasan jaringan internet ke seluruh Manggarai Barat. Sedangkan ancaman yang paling tinggi yaitu Pengetahuan dan pemahaman wajib pajak tentang digitalisasi perpajakan.
Referensi
Anggoro, D. D. (2017). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Malang: UB Press.
Arifin, M. (2018). Analisis Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Perdesaan Dan Perkotaan (Pbb-P2) (Studi Kasus Di Desa Dempel Kecamatan Geneng Kabupaten. Skripsi, Universitas Brawijaya.
Baldric, S. (2017). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Baok, R. T. L., Sasongko, T., & Rifa’i, M. (2020). Strategi Peningkatan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Di Kota Batu. Reformasi, 10(1), 81–89.
Lingga, S. (2019). Analisis Sistem Dan Prosedur Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Sebagai Sarana Penunjang Efektivitas Penerimaan Asli Daerah (Pada Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Dairi). Skripsi. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Mardiasmo. (2018). Perpajakan edisi terbaru. Yogyakarta: Andi.
Nursali, M. (2017). Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Palembang.
Pemerintah Indonesia. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Sekertariat Negara. Jakarta.
Pemerintah Indonesia. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Sekertariat Negara. Jakarta.
Rahayu, S. K. (2017). Perpajakan Konsep Dan Aspek Formal. Bandung: Rekayasa Sains.
Rahman, F. A. (2017). Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Terhadap Tingkat Pendapatan Asli Daerah Pada Dinas Pendapatan Daerah Dikota Makassar. Jurnal Economix, 5(2), 70–81.
Rangkuti, F. (2018). Analisis SWOT. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Suandy, E. (2017). Perencanaan Pajak. Jakarta: Salemba Empat. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alphabet.
Utari, F. (2018). Analisis Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Daerah Kota Medan. Jurnal Akuntansi, Keuangan Dan Perpajakan, 6(01), 2301–7481.
Vera, N. (2020). Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan laba BUMD Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Aceh. Skripsi. UIN Ar- Raniry.
Wahyuni, S. H. (2022). Analisis Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan ( PBB-P2 ) Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Aceh Singkil. Skripsi.Universitas Muhamadiyah Sumatra Utara
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Yohanes Fantriyono Men, Dea Arme Tiara Harahap

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









