Generasi Muda dan Moderasi Beragama: Tantangan Identitas di Era Media Sosial

Penulis

  • Asna Muzayyanah Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Abdul Ghofar Saifudin Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63604/659ak190

Kata Kunci:

Generasi muda, Moderasi beragama, Identitas, Media sosial, Literasi digital

Abstrak

Perubahan sosial yang terjadi di era media sosial, seperti pembentukan identitas dan keyakinan agama, sangat dipengaruhi oleh generasi muda. Media sosial bukan hanya tempat untuk berekspresi tetapi juga tempat untuk berdebat tentang keyakinan keagamaan, yang dapat mendorong sikap moderat atau memicu kecenderungan ekstrem. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk melihat tantangan identitas yang dihadapi generasi muda dalam konteks moderasi beragama di era media sosial. Berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan dipelajari melalui pendekatan kualitatif-deskriptif. Kajian menunjukkan bahwa algoritma media sosial, polarisasi identitas, dan paparan informasi keagamaan yang tidak terverifikasi menjadi kendala utama dalam mendorong moderasi beragama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, literasi digital yang diperkuat, pendidikan keagamaan yang inklusif, dan peran keluarga, lembaga pendidikan, dan negara sangat penting untuk membangun sikap keberagamaan yang moderat dan berimbang di era digital. 

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-29

Terbitan

Bagian

Volume 3 Nomor 2 (Oktober 2025)

Cara Mengutip

Generasi Muda dan Moderasi Beragama: Tantangan Identitas di Era Media Sosial. (2025). Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa, 3(2), 80-88. https://doi.org/10.63604/659ak190

Artikel Serupa

1-10 dari 18

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.