Generasi Muda dan Moderasi Beragama: Tantangan Identitas di Era Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.63604/659ak190Kata Kunci:
Generasi muda, Moderasi beragama, Identitas, Media sosial, Literasi digitalAbstrak
Perubahan sosial yang terjadi di era media sosial, seperti pembentukan identitas dan keyakinan agama, sangat dipengaruhi oleh generasi muda. Media sosial bukan hanya tempat untuk berekspresi tetapi juga tempat untuk berdebat tentang keyakinan keagamaan, yang dapat mendorong sikap moderat atau memicu kecenderungan ekstrem. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk melihat tantangan identitas yang dihadapi generasi muda dalam konteks moderasi beragama di era media sosial. Berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan dipelajari melalui pendekatan kualitatif-deskriptif. Kajian menunjukkan bahwa algoritma media sosial, polarisasi identitas, dan paparan informasi keagamaan yang tidak terverifikasi menjadi kendala utama dalam mendorong moderasi beragama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, literasi digital yang diperkuat, pendidikan keagamaan yang inklusif, dan peran keluarga, lembaga pendidikan, dan negara sangat penting untuk membangun sikap keberagamaan yang moderat dan berimbang di era digital.
