Analisis Komunikasi Karyawan Food & Beverage Service Di Sudamala Resort Komodo Labuan Bajo
DOI:
https://doi.org/10.63604/javok.v3i1.116Kata Kunci:
Hambatan komunikasi, Pramusaji, Food and beverage service, Restoran.Abstrak
Komunikasi yang baik menjadi salah satu faktor penentu kepuasan tamu. Miskomunikasi sering terjadi dalam komunikasi pramusaji di Wae Rebo Restoran, Sudamala Komodo Labuan Bajo. Penelitian ini mendeskripsikan penyebab terjadinya miskomunikasi tersebut dan menemukan strategi komunikasi yang efektif untuk digunakan oleh pramusaji. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data observasi dan wawancara. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teori dan data. Hasil penelitian menunjukan miskomunikasi pramusaji disebabkan oleh gangguan mekanik, gangguan semantik, motivasi, interest dan prasangka pembicara dan lawan bicara. Strategi komunikasi yang disajikan adalah Pertama, waiter/s harus fokus dengan tamu atau sesama karyawan saat sedang melakukan komunikasi. Bisa menggunakan catatan atau notes agar apa yang disampaikan lawan bicara tidak ada yang terlupakan. Kedua, meningkatkan pemahaman Bahasa ibu (Indonesia) maupun Bahasa asing (Inggris, Mandarin, dan lain lain) agar sedikit bisa membantu proses komunikasi saat melayani tamu asing. Ketiga, memahami alur kerja team, job desk, dan pola komunikasi yang berlaku ditempat kerja tanpa perlu diingatkan berkali-kali oleh atasan atau supervisor.
Referensi
Azzahra, S. R., Manalu, S. R., & Santosa, H. P. (2022). Komunikasi Disabilitas: Memahami Hambatan Komunikasi Dan Social Support Pegawai Frontline Tuli Di Lingkungan Kerja Dengar. Interaksi Online, 11(1), 272-284.
Gamble, Michael and Teri Kwal Gamble. (2005). Communication Work 8th edition, New York: McGraw-Hill.
Handayani, S. W., Manafe, L. A., & Muslikhun. (2023). Peranan Waiters Dalam Menjaga Kepuasan Tamu di Alamanda Resto Sofia Hotel. ECo-Fin, 5(2), 111–118. https://doi.org/10.32877/ef.v5i2.759
Harahap, R. Siti (2021). Hambatan-Hambatan Komunikasi. Jurnal Al-Manaj. Vol.1, No.1. 56-62.
Hartati, aseh suci. (2019). proses komunikasi efektif dalam organisasi. https://doi.org/10.31219/OSF.IO/CTN9U
Lafifa, A., & Sandy, S. R. O. (2023). Optimalisasi Peran Waiter dan Waiterss dalam Meningkatkan Pelayanan di Restaurant Tang Palace Hotel JW Marriot Surabaya. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 1 (1), 8. https://doi.org./10.47134/pjpp.vlil.1892
M, Icshan Medina. (2024). Profesi Waiter dan Waiterss: Tugas, Skill, Gaji dan Jenjang Karir. https://glints.com/id/lowongan/waiter-adalah/, diakses pada 22 April 2024.
Mokodongan, A., & Bantulu, L. (2020). Membangun Komunikasi Efektif antara Front Office Departement dengan Housekeeping Departement (Studi Kasus di Hotel Eljie Syariah Gorontalo). Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 6(2), 191-202.
Moleong, Lexy J. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Riadi, S., & Sunyianto, S. (2020). Efektivitas Komunikasi Dalam Pendidikan Stipap Medan Ditinjau Dari Hambatan Komunikasi. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 4(2), 121–130.
https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/KOMUNIKOLOGI/article/view/8063
Rizak, M. (2018). Peran pola komunikasi antarbudaya dalam mencegah konflik antar kelompok agama. Islamic Communication Journal, 3(1), 88-104.
Rohmah, N. R., Munir, M., & Mahrus, M. (2023). KOMUNIKASI PERKANTORAN. JURNAL PIKIR: Jurnal Studi Pendidikan Dan Hukum Islam, 9(2), 1–14. https://ejournal.staidapondokkrempyang.ac.id/index.php/pikir/article/view/411
Sari, I. N., & Darmawan, A. (2018). Analisis Dampak Komunikasi dan Profesionalisme Waiter Terhadap Citra Guest House (Studi pada Fendi’s Guest House Malang). In Jurnal Administrasi Bisnis (Vol. 60, Issue 2).
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Elisabeth Hanggu, Elenora Ngahum

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









