Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Melayani Tamu oleh Mahasiswa Perhotelan Saat Praktik Industri
DOI:
https://doi.org/10.63604/rnyw9158Kata Kunci:
Bahasa Indonesia, Pelayanan Tamu, Mahasiswa Perhotelan, Praktik Kerja Lapangan, Komunikasi ProfesionalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa Indonesia dalam pelayanan tamu oleh
mahasiswa perhotelan selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di kawasan Labuan Bajo,
mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengkaji peran pembelajaran Bahasa
Indonesia dalam mendukung keterampilan pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di lingkungan industri perhotelan di Labuan Bajo.
Subjek penelitian meliputi mahasiswa perhotelan yang sedang dan telah melaksanakan PKL, mahasiswa
aktif Program Studi Perhotelan, serta dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia yang ditentukan
melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam
pelayanan tamu pada umumnya telah menerapkan prinsip bahasa yang sopan, formal, jelas, dan ramah,
terutama pada situasi pelayanan resmi seperti check-in, check-out, dan pemberian informasi. Namun,
mahasiswa masih mengalami kendala dalam pemilihan diksi, penyusunan kalimat efektif, serta menjaga
intonasi dan kesantunan dalam kondisi kerja yang padat. Penggunaan Bahasa Indonesia dipengaruhi oleh
faktor internal berupa penguasaan kosakata, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir cepat, serta faktor
eksternal seperti lingkungan kerja hotel, budaya profesional, pelatihan, dan pengalaman praktik.
Pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi berperan penting dalam membekali mahasiswa
dengan keterampilan komunikasi profesional melalui pemahaman bahasa baku, kalimat efektif, dan etika
berbahasa, sehingga perlu diperkuat melalui praktik langsung, simulasi, dan role-play yang kontekstual
dengan dunia industri perhotelan.
