Pemahaman Finansial dalam Mempersiapkan Generasi Muda Mandiri di Labuan Bajo
DOI:
https://doi.org/10.63604/javok.v3i2.146Kata Kunci:
Finansial, Generasi muda, Literasi keuanganAbstrak
Pemahaman finansial merupakan keterampilan penting yang diperlukan untuk mempersiapkan generasi muda yang mandiri, terutama di wilayah dengan potensi ekonomi besar seperti Labuan Bajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat literasi finansial generasi muda, tantangan yang dihadapi, serta strategi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi partisipatif terhadap generasi muda, pendidik, dan pelaku usaha lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman finansial generasi muda di Labuan Bajo masih terbatas, terutama pada aspek perencanaan keuangan jangka panjang dan investasi. Hambatan utama yang dihadapi meliputi kurangnya akses terhadap edukasi finansial, budaya konsumtif, dan minimnya program literasi keuangan yang relevan. Meskipun demikian, terdapat potensi besar untuk meningkatkan literasi finansial melalui program berbasis komunitas, integrasi materi keuangan dalam kurikulum pendidikan, dan pelatihan praktis yang melibatkan pelaku ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pemahaman finansial generasi muda di Labuan Bajo membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal. Dengan strategi yang terencana, literasi finansial dapat menjadi fondasi untuk membangun generasi muda yang lebih mandiri, siap menghadapi tantangan ekonomi global, dan mampu memanfaatkan peluang lokal. Temuan ini memberikan rekomendasi konkret untuk pengembangan program literasi finansial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Labuan Bajo.
Referensi
Anjani, D., Robiah, S., Khotimah, L. R., & Adinugraha, H. H. (2022). Pelatihan Manajemen Keuangan Guna Mengatur Keuangan Pribadi serta Investasi Masa Depan Bagi Remaja. Journal of Applied Community Engagement, 2(1), 61–69.
Dinata, N. Y., Aryani, W. L., Salsabila, R. F., & Wulandari, S. S. (2024). Pengaruh Gaya Hidup Hedonisme terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNNES. Jurnal Potensial, 3(2), 257–270.
Elyasa, M. D. (2023). Analisis Flexing dan Hedonisme: Membentuk Citra Negatif ASN di Media Sosial. Rangkai Teratur Si Kembang Cendana, 11(1), 15.
Gunawan, N. J., Zulfa, M. T., Zahra, H. F., Setyaputri, I. S., Ginting, J., Halimah, S. N., HS, S. R., & Indriayu, M. (2017). Kajian literasi keuangan pada siswa menengah atas (SMA): Sebuah pemikiran. Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis, 3(1), 1–9.
Januarharyono, Y. (2019). Peran pemuda di era globalisasi. Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi, 13(1).
Lestari, S. Y. (2020). Pengaruh Pendidikan Pengelolaan Keuangan Di Keluarga, Status Sosial Ekonomi, Locus of Control Terhadap Literasi Keuangan (Pelajar Sma Subang). Prisma (Platform Riset Mahasiswa Akuntansi), 1(2), 69–78.
Poddala, P., & Alimuddin, M. (2023). Meningkatkan literasi keuangan pada generasi milenial. Journal Of Career Development, 1(2)
Safitri, L. A., & Dewa, C. B. (2022). Analisa Pengaruh Literasi Keuangan Melalui Media Sosial Instagram Terhadap Pengelolaan Keuangan Generasi-Z. ASSET: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 5(2).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ludgardis Deliman, Priska Yuliani, Elisabet Oktaviani Hanggu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









