Strategi Reaktivasi Desa Wisata Panundaan Berbasis Community Based Tourism (CBT) untuk Penguatan Pariwisata Berkelanjutan

Penulis

  • Annisa Lazuardina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR)-YAPARI Bandung
  • Evi Novianti Program Studi Magister Pariwisata Berkelanjutan, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
  • Raden Rizki Muttaqien Program Studi Pariwisata, STIEPAR-YAPARI, Bandung, Indonesia
  • Sheila Nurhaliza Program Studi Magister Pariwisata Berkelanjutan, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
  • Shalma Aulia Wulandari Program Studi Pariwisata, STIEPAR-YAPARI, Bandung, Indonesia
  • Irene Putri Simamora Program Studi Pariwisata, STIEPAR-YAPARI, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63604/javok.v4i1.160

Kata Kunci:

desa wisata, community based tourism, pemberdayaan masyarakat, potensi lokal, pariwisata berkelanjutan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pariwisata dan tantangan pengelolaan di Desa Wisata Panundaan, Kabupaten Bandung, dengan pendekatan berbasis komunitas. Desa ini memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan ekonomi kreatif seperti pertanian edukatif, peternakan kambing Etawa, seni tradisional Sunda, bank sampah, dan UMKM berbasis hasil pertanian. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dan kapasitas kelembagaan seperti Pokdarwis masih rendah, sementara potensi ekonomi dan budaya belum sepenuhnya dioptimalkan. Pengembangan desa wisata yang berkelanjutan memerlukan sinergi antara pelatihan sumber daya manusia, penguatan administrasi kelembagaan, peningkatan infrastruktur, serta digitalisasi promosi wisata. Rekomendasi strategis berupa program kerja disusun untuk mendukung implementasi pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap perencanaan desa wisata yang inklusif dan dapat direplikasi pada desa-desa wisata lainnya di Indonesia.

Referensi

Anggraeni, A. I., & Rahmawati, F. (2021). Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) di Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, Trenggalek. Jurnal Planoearth, VI No. I(I), 56–61.

Creswell, J. W. (2009). Research Design (Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches). In K. Vicki (Ed.), order@sagepub.com (3rd ed.). SAGE. http://apps.who.int/bookorders.

Iswanto, A. I. (2022). Menilai Kesiapan Sumber Daya Manusia Untuk Mendukung Pengembangan Dunia Industri Pariwisata Di Destinasi Super Premium Labuan Bajo. JAVOK: Jurnal Akademisi Vokasi, 1(1), 62–73.

Juma, L. O., & Khademi-Vidra, A. (2019). Community-based tourism and sustainable development of rural regions in Kenya; Perceptions of the citizenry. Sustainability (Switzerland), 11(17). https://doi.org/10.3390/su11174733

Lazuardina, A., Delamontano, E., & Prasetya, Z. H. (2024). Analisis Potensi Daya Tarik Wisata di Desa Wisata Rintisan Cilengkrang , Kabupaten Bandung. 3(2), 79–91.

Lazuardina, A., & Suhirman., S. (2023). ANALISIS STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DESA WISATA PANUNDAAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG. Bina Ilmiah, 2(3), 310–324. https://bnr.bg/post/101787017/bsp-za-balgaria-e-pod-nomer-1-v- buletinata-za-vota-gerb-s-nomer-2-pp-db-s-nomer-12

Marlince Taka, L., Berybe, G. A., & Mensi, F. M. (2022). Persepsi Wisatawan Terhadap Sarana Prasana Pendukung Destinasi Wisata Bukit Porong, Desa Wisata Coal. Jurnal Akademisi Vokasi, 1(1), 28–38.

Men, Y. F., Arme, D., & Harahap, T. (2023). Analisis SWOT Strategi Kompetitif Dalam Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan Kabupaten Manggarai Barat Oleh Badan Pendapatan Daerah. 2(2), 114–125.

Mufidah, W. U. (2018). ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN DAN KINERJA PRODUK WISATA DI KAMPUNG GAJAH WONDERLAND. Repository UPI Bandung.

Nurfahima, R., & Hijjang, P. (2022). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Tilan Dalam Pengembangan Desa Wisata Pulau Tilan. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 11(2), 212–227. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v11i2.1332

Potchana, S. (1997). Community Based Tourism Handbook: REST Project. https://drive.google.com/file/d/1qs57AXYNAPp8FJjTUG6- 2X7Cjwd_PCyG/view

Seran, M. Y., Hutagalung, S., Rudiyanto, R., & ... (2023). Pengembangan Atraksi Ekowisata Pesisir Melalui Identifikasi: Terumbu Karang, Lamun dan Mangroves (Studi Kasus: Ekosistem Wilayah Pesisir Dusun Rangko). Jurnal ..., 2(2), 193–203. https://poltekelbajo.ac.id/ojs/index.php/javok/article/view/92

Sugiyono, S. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Revisi). Alfabeta.

Syarifah, R., & Rochani, A. (2022). Studi Literatur: Pengembangan Desa Wisata Melalui Community Based Tourism Untuk Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 109. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i1.19983

Zakaria, F., & Suprihardjo, R. D. (2014). Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisatadi Desa Bandungan Kecamatan PakongKabupaten Pamekasan. Jurnal Teknik Pomits, 3(2), 245–249.

Kemenparekraf. (2021). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Lazuardina, A., Evi Novianti, Raden Rizki Muttaqien, Sheila Nurhaliza, Shalma Aulia Wulandari, & Irene Putri Simamora. (2025). Strategi Reaktivasi Desa Wisata Panundaan Berbasis Community Based Tourism (CBT) untuk Penguatan Pariwisata Berkelanjutan. JURNAL AKADEMISI VOKASI, 4(1), 45–57. https://doi.org/10.63604/javok.v4i1.160

Terbitan

Bagian

Volume 4 Nomor 1 (Juni 2025)

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama